Mengenal Gangguan Elktrolit Secara Detail

Gangguan elektrolit adalah sebuah kondisi dimana seseorang memiliki kadar elektrolit yang tidak seimbang di dalam tubuhnya sehingga menimbulkan berbagai macam jenis gangguan fungsi organ yang ada di dalam tubuh. Kadar elektrolit bisa dianggap bermasalah apabila terlalu tinggi ataupun terlalu rendah. Bahkan ada beberapa kasus yang menyebutkan, apabila kadar elektrolit seorang manusia berada pada kondisi yang tidak seimbang. Maka seseorang tersebut bisa saja terkena kejang secara mendadak, koma, bahkan sampai dengan gagal jantung. Dan ada beberapa orang yang memiliki kerentanan terhadap gangguan elektrolit. Mereka adalah penderita anoreksia atau bulmia, kemudian seorang pecandu alkohol, ataupun mereka yang memiliki pola hidup yang tidak sehat. Lalu apa sajakah yang menjadi penyebab mengapa elektrolit dalam tubuh tidak seimbang? Berikut penjelasannya.

Penyebab utama mengapa seseorang bisa mengalami gangguan elektrolit adalah karena tidak adanya keseimbangan pergantian mineral dalam tubuh manusia. Semestinya atau normalnya, seseorang yang melakukan fase pembuangan melalui urin ataupun keringat akan mengalami pergantian cairan dalam tubuhnya. Sehingga mereka energi yang ada dalam tubuh merekapun ikut tergantikan. Namun karena terdapat masalah pada organ yang semestinya bekerja dengan baik untuk penggantian mineral. Maka seseorang tidak bisa memproduksi cairan dengan baik. Akibatnya banyak komplikasi yang ditimbulkan karena gangguan elektrolit ini. Biasanya hal ini terjadi pada meraka yang memiliki pola makan yang rendah akan nutrisi dan mineral, kemudian orang yang mengkonsumsi alkohol secara berlebihan, adanya penyakit yang menyebabkan demam, diare, dan mutah. Sehingga kondisi-kondisi inilah yang menyebabkan tubuh tidak dapat memproduksi nutrisi dan mineral dengan baik.

Adapun beberapa gejala dari gangguan elektrolit yang perlu anda ketahui adalah sebagai berikut:

  1. Adanya gangguan pada ritme atau irama jantung. Bisa jadi ritmenya menjadi melambat ataupun terlalu cepat. Pada intinya seseorang yang menderita gangguan elektrolit adalah seseorang yang akan merasakan detak jantung secara tidak teratur. Sehingga terkadang membuat orang tersebut kesulitan untuk bernapas.
  2. Mudah sekali merasakan lemas dan juga lelah. Hal ini tentunya terjadi karena tubuh tidak memproses nutrisi dengan baik. Penderitanyapun cenderung merasakan diare atau sembelit. Bahkan beberapa kasus menyebutkan kalau penderitanya sering mengeluhkan kram perut.
  3. Jika kondisi semakin buruk, maka penderita gangguan elektrolit akan mengalami kejang. Mereka juga akan merasa lemah otot sehingga terkadang kesulitan dalam menggerakan anggota tubuh seperti tangan dan kaki.
  4. Mulai kehilangan kesadaran. Orang yang mulai merasa kejang dan lemah otot biasanya perlahan-lahan akan mulai kehilangan kesadaran. Bahkan lebih parahnya lagi, seseorang tersebut bisa saja mengalami koma.

Nah, bagi anda yang memiliki masalah dengan gangguan elektrolit, sangat dianjurkan agar anda melakukan beberapa upaya pencegahan agar anda tidak terkena komplikasi. Upaya pertama yang harus anda lakukan adalah selalu usahakan cairan dalam tubuh anda terpenuhi dengan baik. Karena dehidrasi adalah masalah awal mengapa keseimbangan elektrolit menjadi terganggu. Anda bisa mulai rutin minum air putih setiap harinya sesuai dengan anjuran dokter yaitu 8 gelas. Kalau bisa, minumlah sebelum anda merasa haus. Ketika anda ingin mengkonsumsi jus, usahakan agar tidak menggunakan gula secara berlebihan. Anda bisa memanfaatkan buah semangka, strawberry, tomat ataupun selada untuk memenuhi mineral pada tubuh anda. Namun selalu anda ingat, terlalu berlebihan dalam mengkonsumsi air putih juga tidak baik untuk tubuh. Maka anda juga harus menjaga keseimbangan cairan yang anda konsumsi. Agar anda tidak mengalami gangguan elektrolit dalam tubuh anda.

Sumber :

www.doktersehat.com

www.hellosehat.com